Showing posts with label matematika. Show all posts
Showing posts with label matematika. Show all posts

16 July 2010

Berapa ya Beratnya ?

Timbangan kue sudah familiar buat Kalila sejak kita sering membuat kue. Jika Bunda lagi menimbang tepung, gula, dsb dia bertanya berapa Bunda ? Bunda kasih tahu, ini 1oo gr, 200 gr, dst.

Pagi-pagi Kalila ingin sarapan nasi goreng telur dan ingin telurnya yang buesar. Ya sudah, Bunda bilang ditimbang saja biar lebih pasti.Akhirnya dia menimbang sendiri dan berkata 50 puluh Bunda. Ternyata semua telurnya beratnya memang berkisar 50 gr. Wuih hebat euy !

Tapi..setelah Bunda coba kasih benda lain dan tanya beratnya, dia tidak bisa lagi. hehehe..Mungkin tadi lagi dapet inspirasi or just lucky guess :-D

28 June 2010

Burger Math U See

Kalila mulai bertanya tentang semua paket math U see. Ketika sampai pada kertas Decimal Street, dia sangat bersemangat. Itu untuk belajar bilangan satuan,puluhan, ratusan, dst. Setelah Bunda ajarkan, ternyata dia bilang "iya..aku sudah bisa.Now I want to make burger"

Blok ratusan dia jadikan alas burger (rotinya). Lalu Bunda bilang yang puluhan jadi daging, dan yang satuan jadi sayuran. Sisanya jadi saus.

Jadi sambil dia bikin "burger" dia menghitung ada berapa ratusan, berapa puluhan dan berapa satuan sambil mencoba menuliskannya.

Kalila mau jadi chef ya ? apapun yang kita lakukan, ujung-ujungnya diubah makanan sama Kalila ^_^


17 June 2010

Math U See

Bunda tertarik dengan kurikulum matematika Math U See. karena Bunda sepertinya bisa mengerti semua jika "kelihatan" bendanya. Berharap Kakak menyukainya, jadi Bunda beli deh primer paket Math U See.

Perjuangan belinya lumayan lama juga. Dari Bulan Februari sampai akhirnya Juni baru bisa dapat ditangan.

Awalnya Kalila senang sekali melihat begitu banyak kotak-kotak dan warna-warni. Chapter 1 lancar. Karena Kalila memang sudah mengenal 1 - 9. Konsep yang lupa Bunda perkenalkan adalah 0 atau nol. Jika berhitung kita biasanya memulai dari 1 hingga 10. Sekarang mulai diubah dari 0 hingga 9. Karena satuan yang tertinggi kan memang 9. Memudahkan pengertian ketika sampai pada bilangan puluhan, ratusan, dst.

Chapter 2 lanjut, lama-lama dia bosan karena sudah bisa. Paling malas jika disuruh mengarsir kotak dengan jumlah tertentu. "I can do it Bunda, I know" Yang dia belum lancar adalah menulis angka.



Jadi Bunda mau fokus menulis angka dulu deh ^_^
Pertama mengerjakan soal Bunda selalu mendampingi. Ketika dia menjawab, dia akan tanya "Is it correct ?" Lama-kelamaan Bunda biarkan dia mengerjakan sendiri sampai dua halaman baru Bunda koreksi. Alhamdulillah sejauh ini Kalila suka dan mengerti konsep angka di Math U see.

Adik ngapain ya ?? Adik menganggap balok-balok Math U see seperti lego. Jadi dia menyusunnya dan menjadikannya mainan mobil, pensil, pistol, dsb.

05 June 2010

Lego dan Duplo

Kalila dan Kaysan Bunda belikan lego yang besar-besar (Duplo) agar mereka bisa berimajinasi dan melatih motorik mereka.

Ketika Ulang tahun ke-4 kemarin, Aunty membelikan Kalila lego yang kecil-kecil. Disitu ada tulisan angka 4+. Dia langsung bertanya "Ini untuk 4 tahun ya ?"

Dan ketika dia menelpon Tante Nana, Adiknya Ayah, langsung deh nyerocos "Tante Nana, aku sudah 4 lho sekarang. Aku punya Lego dan Adik punya Duplo. Tapi sebenarnya Duplo juga Lego sih. Kalo Duplo itu besar-besar karena buat anak 1, 2 tahun gitu. Kalau Lego yang kecil itu buat 4 tahun."

Dan ketika dia mencampurkan semua Lego-lego itu, dia bereksperimen dengan menempelkan Duplo kepapan Lego yang kecil-kecil. Kalila bilang "Cepet penuh nih, soalnya kan Duplo besar-besar dan copotnya juga gampang" Maksudnya papan lego yang kecil dicoba dipasang Duplo bisa, tapi tidak bisa muat banyak. Juga lebih mudah melepaskan karena tidak seerat Lego yang kecil menempelnya.



Hehehe, Bunda aja dengan sok tahu bilang, "ga bisa Kakak, Duplo nempel di Lego" ternyata dia mencoba sendiri dan bisa....Pengamatan ya hebat menurut Bunda ^_*

Main Air

Kayaknya ini udah postingan kesekian kali deh tentang main air. Hobi banget ya, tapi main airnya tetep hemat dong kan Go Green ^_^

Main air sekarang, Kaysan yang belajar menuang air dari teko kedalam gelas-gelas. Alhamdulillah bisa walau tumpah sedikit-sedikit.

Joya, tetangga kita juga ikutan nimbrung berbasah-basah ria. Sekalian melatih berbagi juga lebih asyik kan bermain bersama.



Kalila yang bikin Bunda amaze ketika bermain air kali ini. Dia mengisi dua buah gelas setengah lalu memanggil Bunda, "Bunda look at this" Sambil menuang gelas setengah tadi ke gelas kosong, dia bilang "Half plus Half becomes full"

Wah..hebat Kalila. Bunda tanya "If full minus half" sambil Bunda tuang setengah dari gelas yang full. Dan dia jawab "Half"

Belajar Urutan 1-20

Hari itu Bunda, Kakak dan Adik mecuci mobil didekat rumah. Mereka amaze ketika mobilnya diangkat dengan pompa hidrolik dan disiram pakai sabun hingga kayak salju.
Pertanyaan Kalila : "Kok bisa tongkatnya angkat mobil? Om nya pencet tombol yang mana ?" Pikirannya dia, ada tombol yang dipencet sehingga tongkatnya bisa mengangkat mobil. Belum sampai ke pertanyaan "Kenapa ya dipencet tombol dan tongkatnya bisa mengangkat mobil yang berat itu?" ^_^



Yang akhirnya membuat kita belajar urutan angka 1-20 hingga lebih besar dan lebih kecil adalah perjalanan kita setelah dari tempat cuci mobil. Untuk menghemat bensin, Bunda memutuskan untuk langsung ke Giant buat belanja bulanan. Ketika sampai disana, Kalila berkomentar "Kok deket ya ? Biasanya jauh Bunda" Bunda jawab "karena tadi kan kita berangkatnya dari tempat cuci mobil, jadi tidak terlalu jauh, sudah setengah jalan. Nanti deh Bunda gambarkan ketika sampai dirumah."

Sampai rumah langsung ditagih janjinya. Bunda bikin denah sederhana antara rumah - cuci mobil - giant. Masing-masing jaraknya 10.
Bunda jalankan mobilnya diatas denah dan Bunda ceritakan deh bagaimana bisa jadi terasa dekat. Karena jarak rumah - giant 20, iseng Bunda tulis berurutan 1 - 20 dan minta Kalila menyebutkan angkanya. Terpeleset di 16 langsung 17. Terus Bunda tanya, 1 dan 2 lebih besar mana ? 2, 4 dan 5 ? 5, terus sampai akhirnya Bunda balik
pertanyaannya 5 dan 1 ? 1 jawabnya..Gotcha...pikir dulu neng..eh , iya 5 Bunda

23 August 2009

4 dan 5

Kalila n Kaysan hampir selalu makan bareng. Akhir-akhir ini Kalila makannya suka lama, jadi Bunda bilang "Kak, Adik always chew his food"

Trus Kakak bilang "Adik udah makan berapa ? "(berapa sendok maksudnya)
Bunda bilang 5. Dia tanya lagi "Adik ?". "4" jawab Bunda

Dan dia langsung tepuk tangan "Yeee...aku lebih banyak dari Adik"

Bunda langsung mikir "Alhamdulillah, Kalila udah tahu kalo 5 lebih besar dari 4"

Good Girl Kakak...

PS : baru inget, dia juga udah bisa nawar deng...kalo mau makan biscuit, dua aja ya kak...lima ya Bun....( udah ngeh ya ternyata)