09 October 2010

Belajar di Kamar Mandi

Main Air sambil mandi sangat menyenangkan, sampai-sampai susah untuk diangkat dari air mereka berdua itu.

Kaysan hobinya menyiram orang-orang dengan semprotan air yang disebelah WC. Jadi jangan harap bisa kering kalau mandi bersama Kalila dan Kaysan :-D
Jika Bunda putar kerannya hingga mati, Adik akan menyalakan kembali dengan memutarnya. Ternyata dia sudah tau hubungan kedua keran itu.

Kalila memperhatikan shower, "Kok kalau ininya kebawah, airnya kebawah, kalau keatas, keatas ?" tanyanya sambil menunjuk keran shower yang bisa 2 fungsi

"kok kalau aku putar kesini,ga bisa?" Sambil memutar ketuas air panas yang memang tidak difungsikan.

Pertanyaan lainnya "Bunda lihat ya! Air nya belum penuh, tapi kalau aku duduk didalam embernya, kok airnya jadi tumpah ?"



"Bunda kalau aku habis berenang atau mandinya kelamaan, pasti tangannya jadi begini" seraya menunjukkan tangannya yang keriput.

Hal-hal kecil seperti itu yang membuat keseharian kita tidak pernah bosan :-D

Mainanku Berdiri :)

Kaysan dan Kalila memiliki mainan kubus yang punya 5 lubang dengan berbagai bentuk. Kaysan senang sekali membuka kubusnya dan disusun mendatar seperti kereta.

Atau terkadang diberdirikan seperti ini.



Bunda pikir, ini melatih motorik dan kesabarn juga. Karena terkadang yang lingkaran tidak mau diam ditempat ^_^

Gambar Kaysan

Kaysan sudah bisa menggambar mobil dengan 2 lingkaran dan 1 kotak. Tiba-tiba ketika Bunda sedang duduk dan bermain bersama Kakak, Adik menggambar garis-garis yang banyak dan bilang Cacin..Cacin..


Ternyata maksudnya Cacing ^_^

Awalnya Kaysan menggambar Ikan seperti ini


lalu suatu ketika, sekali dia menggambar ikan dengan benar seperti ini

Train Choot..Choot...!

Choot Choot adalah Bahasa Kaysan untuk membahasakan kereta. Kaysan sangat familiar dengan kereta karena tidak jauh dibelakang rumah ada rel kereta yang hanya dibatasi tembok. Jika kereta lewat, suaranya terdengar dari rumah.

Ketika bermain lego, Adik memanggil Bunda dan berteriak Choot..Choot...

Oh..ternyata dia menyusun legonya seperti rangkaian kereta api :)

Jelly Jelly Jelly

Tidak jauh-jauh dari memasak deh kegiatan kita setiap hari. Kalila memang hobi banget memasak. Setiap mainan, gambar, semua ada hubungannya dengan masakan.



Yang paling mudah buat Jelly. Bagun tidur dirumah Nini, mau bikin jelly. Ada Aunty Sheila main kerumah, mau bikin Jelly. Bikin Jelly dirumah bareng Aunty, ditemani juga sama teman Kalila yang bernama Aileen.



Yummy deh...memasak bersama teman ^_^

Mainan Favorit Kaysan

Akhir-akhir ini Kaysan senang sekali bermain Alphabet Train Station yang dibelikan oleh Nini 2 tahun lalu. Bunda lagi menjemur, Bunda lagi memasak Adik pencet-pencet saja sendiri. Terkadang Kaysan mengikuti bunyinya Pi, eM, eN, Nut, dsb

Suatu hari, Adik panggil Bunda karena yang huruf R untuk Ring tidak mau berbunyi. Setelah Bunda pencet agak keras baru mau mengeluarkan Bunyi, ternyata ada yang tersangkut direl nya.



Iseng Bunda tanya Adik "Where's the Fish ?" Dia pencet F, Fish
"Where's the Pail ?" Dia pencet P, Pail
Sampai Bunda tanya semuanya ternyata dia bisa lho !!
Suprised banget Alhamdulillah...

Satu lagi nih...Kaysan sudah mengenali huruf O berkat mainan itu. Tiap ada huruf O, dia akan menunjuk dan berkata "o..o.."

Sepeda Roda Dua

Kalila sudah mulai bisa menggowes sejak usia 3 tahun-an, tapi rodanya masih 4. Sudah berulangkali minta dilepas roda kecilnya, tapi akhirnya dipasang lagi karena Kalila mau main sepeda lagi dan belum bisa roda 2.

Awal Ramadhan kemarin Ayah dan Bunda membelikan sepeda untuk Adik, ternyata menurut Kalila lebih enak sepeda Adik karena ringan. Jadilah sepeda barunya untuk Kalila dan yang lama untuk Kaysan. Bunda juga tidak keberatan karena punya Kalila yang lama ada dorongannya. Secara Kaysan kan belum bisa menggowes.

Habis lebaran Kalila memiliki teman baru namanya Dova dan Izza. Dova berusia 5 tahun dan sudah bisa naik sepeda roda 2. Sepertinya sedikit banyak dia menginspirasi Kalila. Suatu ketika karena sepedanya sering jatuh, rodanya naik sebelah dan ternyata Kalila masih bisa menggowes dengan seimbang. Hari berikutnya dia minta dinaikkan roda yang satunya lagi. Dan pada tanggal 4 Oktober 2010 Kalila sudah bisa menggowes dengan 2 roda tanpa roda tambahan sama sekali.

Foto dibawah ini adalah Kalila menggowes sepeda ditemani kabut pagi-pagi yang dinginn...Segarnya :)